PERILAKU BELANJA ONLINE MAHASISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR PADA PLATFORM E-COMMERCE PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
Abstract
This study aims to analyze the online shopping behavior of students of the Faculty of Islamic Studies at Universitas Islam Makassar on e-commerce platforms and examine it from an Islamic economics perspective. In addition, this research seeks to identify the application of Islamic economic principles in managing students’ expenditures and to formulate solutions to reduce wasteful behavior (israf). This study employs a qualitative approach with a descriptive method, using data collection techniques such as questionnaires, interviews, and documentation.The results show that students’ online shopping behavior is highly dynamic and influenced by technological convenience, digital promotions, and lifestyle factors. On the one hand, online shopping provides ease and efficiency; on the other hand, it encourages consumptive behavior and impulsive buying, which can lead to wastefulness. The application of Islamic economic principles such as justice (al-‘adl), public benefit (maṣlaḥah), and trustworthiness (amanah) in managing students’ finances is still not optimal. This is reflected in the tendency of students to prioritize wants over needs and their lack of self-control.The study finds that Islamic economics-based solutions, such as improving Islamic financial literacy, implementing the principle of qana’ah (contentment), and strengthening self-control, are effective in reducing wasteful behavior. Furthermore, the application of maqāṣid al-sharī‘ah, particularly in preserving wealth (ḥifẓ al-māl), can guide students toward more responsible consumption decisions. Therefore, continuous educational efforts and institutional support are needed to foster consumption behavior aligned with Islamic values.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku belanja online mahasiswa Fakultas Studi Islam di Universitas Islam Makassar pada platform e-commerce dan meninjaunya dari perspektif ekonomi Islam. Selain itu, penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam mengelola pengeluaran mahasiswa dan merumuskan solusi untuk mengurangi perilaku boros (israf). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data seperti kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku belanja online mahasiswa sangat dinamis dan dipengaruhi oleh kemudahan teknologi, promosi digital, dan faktor gaya hidup. Di satu sisi, belanja online memberikan kemudahan dan efisiensi; di sisi lain, hal ini mendorong perilaku konsumtif dan pembelian impulsif, yang dapat menyebabkan pemborosan. Penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan (al-‘adl), kemaslahatan (maṣlaḥah), dan kepercayaan (amanah) dalam mengelola keuangan mahasiswa masih belum optimal. Hal ini tercermin dari kecenderungan mahasiswa untuk memprioritaskan keinginan daripada kebutuhan dan kurangnya pengendalian diri. Penelitian menemukan bahwa solusi berbasis ekonomi Islam, seperti meningkatkan literasi keuangan Islam, menerapkan prinsip qana’ah (kepuasan), dan memperkuat pengendalian diri, efektif dalam mengurangi perilaku boros. Selain itu, penerapan maqāṣid al-sharī‘ah, khususnya dalam memelihara harta (ḥifẓ al-māl), dapat membimbing mahasiswa menuju keputusan konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Oleh karena itu, upaya edukasi yang berkelanjutan dan dukungan institusi diperlukan untuk menumbuhkan perilaku konsumsi yang selaras dengan nilai-nilai Islam.
Kata Kunci:
Perilaku belanja online, mahasiswa, e-commerce, ekonomi Islam, israf)






