Arisan Uang dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Empiris pada Masyarakat Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang)
Abstract
Abstract:
This study aims to determine: (1) To determine the perspective of Islamic economics on money arisan; (2) To determine the implementation of money arisan on community welfare. This study uses a qualitative method with an economic approach. Primary data sources consist of informants from money arisan holders and several other members carried out by one of the arisan groups in Pekkabata sub-district. Secondary data sources are taken from various books, journals, and other scientific works as a theoretical basis. Data were collected using observation, interview, and documentation techniques and then analyzed using descriptive analysis techniques developed by Miles and Hubermen, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. Data validity testing uses triangulation techniques. The results of the study indicate that the arisan activities carried out by one of the arisan groups in Pekkabata sub-district can be said to be activities that do not conflict with Islamic law because the basis for them participating in this arisan activity is with the aim of establishing friendship with fellow friends who work in the market as well as with the intention of helping each other. In addition, in the implementation of the arisan activity, there are no additional costs charged to each member. In addition, the implementation is that each member must pay 500 thousand which must be paid twice a week, namely on market days in Pekkabata, namely Monday and Friday, and will be drawn every 10 payments or approximately 5 weeks and the nominal money received is 120 million. With this money, members who get a turn to enter the draw can use the money as capital to increase their sales in the market.
Keywords: Arisan Money, Islamic Economic Perspective
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui perspektif ekonomi syariah terhadap arisan uang; (2) Untuk mengetahui implementasi arisan uang terhadap kesejahteraan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ekonomi. Sumber data primer terdiri atas informan dari pemegang uang arisan dan beberapa anggota lainnya yang dilakukan oleh salah satu kelompok arisan yang ada di kelurahan Pekkabata. Sumber data sekunder diambil dari berbagai buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya sebagai landasan teori. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif yang dikembangkan oleh Miles dan Hubermen, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukka kegiatan arisan yang dilakukan oleh salah satu kelompok arisan yang ada di kelurahan Pekkabata bisa dikatakan sebagai kegiatan yang tidak bertentanga denga syariat islam karena landasan mereka mengikuti kegiatan arisan ini yaitu dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi dengan sesama teman yang bekerja di pasar selain itu juga dengan niat untuk saling tolong menolong. Selain itu pada pelaksanaan kegiatan arisan tidak biaya tambahan yang dibebankan oleh setiap anggota. Selain itu impelmentasi pelaksanaannya yaitu dengan masing masing anggota harus membayar sebanyak 500 ribu yang dimana harus dibayar setiap dua kali dalam seminggu yaitu pada hari pasar di Pekkabata yaitu hari Senin dan Jum’at, dan akan diundi setiap 10 kali pembayaran atau kurang lebih 5 minggu dan nominal uang yang diterima sebanyak 120 juta. Dengan uang tersebut anggota yang mendapat giliran untuk naui undian dapat mempergunakan uang tersebut sebagai modal untuk menambah jualan mereka di pasar
Kata Kunci:
Arisan, Uang, Perspektif Ekonomi Islam






