Penerapan Etika Bisnis Islam Dalam Membangun Loyalitas Pelanggan Pada Madani Laundry Sudiang Kota Makassar
Abstract
Abstract:
This study aims to analyze the application of Islamic business ethics in building customer loyalty at Madani Laundry. In today's competitive business landscape, customer loyalty is crucial. For Madani Laundry, Islamic business ethics is not only a competitive advantage but also a manifestation of their religious values. Principles such as honesty (sidq), trustworthiness (amanah), transparency (tabligh), and wisdom (fathanah) form the operational foundation of Madani Laundry. The research employed a descriptive qualitative approach through a case study at Madani Laundry Bumi Permata Sudiang. Data was collected through in-depth interviews with the owner, employees, and customers, as well as observations and documentation. Data analysis involved stages of data reduction, data display, interpretation, and conclusion drawing, supported by triangulation of methods, data sources, and theories to ensure data validity. The findings indicate that Madani Laundry consistently applies Islamic business ethics in its operations. Honesty in laundry weighing and transparent pricing without hidden fees are core values that build customer trust. Additionally, trustworthiness and responsibility in safeguarding customer garments, along with serious handling of complaints, further strengthen loyalty. Other significant factors influencing customer loyalty include on-time service completion, friendly staff service, and optimal laundry quality (clean, fragrant, and in prime condition). This consistent application of Islamic business ethics, combined with excellent service, creates a deep emotional bond and trust, making Madani Laundry's customers loyal and inclined to recommend their services to others.
Keywords: Islamic Business Ethics, Customer Loyalty
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis Islam dalam membangun loyalitas pelanggan Madani Laundry. Dalam lanskap bisnis yang kompetitif, loyalitas pelanggan menjadi krusial, dan bagi Madani Laundry, etika bisnis Islam bukan hanya keunggulan kompetitif, tetapi juga manifestasi nilai-nilai agama. Prinsip-prinsip seperti kejujuran (sidq), amanah, transparansi (tabligh), dan kebijaksanaan (fathanah) menjadi landasan operasional Madani Laundry. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus di Madani Laundry Bumi Permata Sudiang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik, karyawan, dan pelanggan, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, display data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan, didukung oleh triangulasi metode, sumber data, dan teori untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Madani Laundry secara konsisten menerapkan etika bisnis Islam dalam operasionalnya. Kejujuran dalam penimbangan cucian dan transparansi harga tanpa biaya tersembunyi menjadi nilai inti yang membangun kepercayaan pelanggan. Selain itu, amanah dan tanggung jawab dalam menjaga pakaian pelanggan serta penanganan keluhan yang serius turut memperkuat loyalitas. Faktor-faktor lain yang secara signifikan memengaruhi loyalitas pelanggan meliputi ketepatan waktu dalam penyelesaian layanan, keramahan pelayanan staf, dan kualitas hasil cucian yang optimal (bersih, wangi, dan dalam kondisi prima). Penerapan etika bisnis Islam yang konsisten ini, dikombinasikan dengan pelayanan prima, menciptakan ikatan emosional dan kepercayaan mendalam, menjadikan pelanggan Madani Laundry cenderung setia dan merekomendasikan layanan kepada orang lain
Kata Kunci: Etika Bisnis Islam, Loyalitas Pelanggan






