Konsep Qawwamah Dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa Ayat 34 Tafsir Ibnu Katsir Dengan Tafsir Al-Azhar (Kajian Tafsir Muqaran)

  • Ahmad Rahmad Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Lukman Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Mubarak Bakri Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

In several interpretations of Ibnu Katsir and Tafsir Al-Azhar it is said that the superiority of men over women in the Qur'an (QS, An-Nisa verse 34) above is the only superiority of men over women. This illustrates that men are more advanced in leadership than women The result of this verse is as a legitimacy for all kinds of superiority of men over women In response to a number of interpretations of the verse, there are many things that need to be done, one of which is through reinterpretation using various rules, methods and various applicable factors to be used as attributes that have the ability to convey new meanings (interpretations) of a verse which is then considered close to the truth, which is more relevant to the current reality, because in any case normatively the reality of the Qur'an cannot be doubted. The purpose of this study is to explain the interpretation of the various meanings of QS. An-Nisa Verse 34, especially about the superiority of men over women in the family and social environment This study was conducted with a muqaran approach, namely the interpretation of the verses of the Qur'an by explaining various aspects contained therein according to the expertise and tendencies between the interpretation of Ibnu Katsir and the interpretation of Al-Azhar which interprets the verses The results of this study indicate that the advantages of men are only privileges bestowed by God to help their function as husbands and leaders in the circle of relatives. Keywords: The Concept of Qawwamah, QS. An-Nisa Verse 34

Dalam beberapa tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar dikatakan bahwa keutamaan laki-laki atas perempuan dalam Al-Qur’an (QS. An-Nisa ayat 34) di atas adalah satu-satunya keunggulan laki-laki atas perempuan Ini menggambarkan bahwa pria lebih maju kepemimpinannya dari wanita. Hasil dari ayat ini adalah sebagai legitimasi atas segala macam keunggulan laki-laki atas perempuan Menanggapi sejumlah hasil penafsiran ayat tersebut, ada banyak hal yang perlu dilakukan, salah satunya melalui penafsiran ulang (reinteprestasi) menggunakan berbagai kaidah, metode dan berbagai faktor yang berlaku untuk dijadikan sebagai atribut-atribut yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan makna baru (tafsir) dari sebuah ayat yang kemudian dianggap mendekati kebenaran, yang lebih relevan dengan realitas kekinian, karena bagaimanapun secara normatif  realitas  Al-Qur’an  tidak dapat diragukan  lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan penafsiran dari makna yang beragam dari QS. An-Nisa Ayat 34, khususnya tentang keutamaan laki-laki dibandingkan perempuan dalam lingkungan keluarga dan sosial Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan muqaran, yaitu penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an dengan memaparkan berbagai aspek yang terkandung di dalamnya sesuai dengan keahlian dan kecenderungan antar tafsir ibnu katsir dengan tafsir al-azhar yang menafsirkan ayat-ayat tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kelebihan laki-laki hanyalah hak istimewa yang dianugerahkan Allah untuk membantu fungsinya sebagai suami dan pemimpin dalam lingkup kerabat.

Kata kunci: Konsep Qawwamah, QS An-Nisa Ayat 34.

Published

2025-04-30

Issue

Section

Articles