OPTIMALISASI SARANA MASJID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK PADA SISWA KELAS V DI SDIT IMAM SYAFI’I MAKASSAR
Abstract
Objective: This research aims to analyze and describe the optimization of mosque facilities as a medium for Akidah Akhlak (Islamic Creed and Morals) learning for fifth-grade students at SDIT Imam Syafi’i Makassar, and the role of the teacher in integrating mosque facilities into the fifth-grade Akidah Akhlak curriculum. Methodology: This study uses a qualitative research method based on a scientific object (obyek ilmiyah). A scientific object is one that develops naturally and is not manipulated by the researcher. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Research Findings: The results indicate that the optimization of mosque facilities as a medium for Akidah Akhlak learning for fifth-grade students at SDIT Imam Syafi’i Makassar is effective in transforming theoretical material into direct experience (experiential learning). The concrete strategies implemented include: (1) Utilization of the Mosque Sound System: Used as an auditory medium to guide and standardize the recitation of dhikr (remembrance of Allah), which is the implementation of Tauhid Rububiyyah and Uluhiyyah, thereby creating a solemn atmosphere and aiding in the internalization of the concept of Tauhid (Monotheism). (2) Utilization of the Qur'an and Mosque as Authentic Sources: Used for learning Asmaul Husna (The Beautiful Names of Allah), where students are assigned to find textual evidence (dalil) that integrates the three dimensions of Tauhid (Rububiyah, Uluhiyah, and Asma wa Sifat) through cooperative learning methods (small groups) and memorization.
Keywords: Mosque, Learning Media, Akidah Akhlak, Teacher's R
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan optimalisasi sarana masjid sebagai media pembelajaran akidah akhlak pada siswa kelas v di SDIT Imam Syafi’i Makassar dan peran guru dalam mengintegrasikan sara masjid ke dalam pembelajaran akidah akhlak siswa kelas V. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kulitatif yang menggunakan obyek ilmiyah. Obyek ilmiyah adalah obyek yang berkembang apa adanya, tidak dimanipulasi oleh peneliti. Teknik pengumpulah data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi sarana masjid sebagai media pembelajarana akidah akhlak pada siswa kelas V di SDIT Imam Syafi’I Makassar Optimalisasi sarana masjid sebagai media pembelajaran Akidah Akhlak terbukti efektif dalam mentransformasi materi teoritis menjadi pengalaman langsung (experiential learning). Strategi konkret yang diterapkan meliputi: (1) Pemanfaatan Sound System Masjid: Digunakan sebagai media auditori untuk memandu dan menyeragamkan lantunan dzikir, yang merupakan implementasi Tauhid Rububiyyah dan Uluhiyyah, sehingga menciptakan atmosfer khidmat dan membantu internalisasi konsep Tauhid. (2) Pemanfaatan Al-Qur'an dan Masjid sebagai Sumber Otentik: Digunakan untuk pembelajaran Asmaul Husna, di mana siswa ditugaskan mencari dalil yang mengintegrasikan tiga dimensi Tauhid (Rububiyah, Uluhiyah, Asma wa Sifat) melalui metode pembelajaran kooperatif (kelompok kecil) dan hafalan.
Kata Kunci : Masjid, Media Pembelajaran, Akidah Akhlak, Peran Guru






