PERAN DAKWAH DIGITAL DALAM MECAPAI TUJUAN PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI

  • Asrina Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • M. Nasir Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Rusmiaty Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

This research aims to examine the role of digital preaching thru the YouTube platform in shaping the Islamic character of the younger generation, identify the dominant Islamic character values in digital preaching content and compare its effectiveness with conventional preaching methods. Using a descriptive qualitative approach with observation techniques, in-depth interviews with ten Generation Z participants and documentation, this study found that digital preaching strategies that emphasize emotional, persuasive and communicative approaches are proven effective in reaching a young audience. The most dominant Islamic character values conveyed include patience, justice, empathy and gentleness, as well as honesty, packaged thru contextual and engaging narratives. Compared to conventional preaching, digital preaching excels in terms of access flexibility, broader reach, contextual relevance, and depth of personal resonance, although conventional preaching still has the advantage in creating collective spiritual solemnity. This research concludes that digital preaching thru YouTube is not just an alternative, but a new preaching ecosystem capable of instilling Islamic values effectively and sustainably in the era of digital transformation

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dakwah digital melalui platfrom YouTube dalam membentuk karakter Islami generasi muda, mengidentifikasi nilai-nilai karakter Islami yang dominan dalam konten dakwah digital, serta membandingkan efektivitasnya dengan metode dakwah konveksional. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam terhadap sepuluh partisipan Generasi Z dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa strategi dakwah digital yang mengedepankan pendekatan emosional, persuasif dan komunikatif terbukti efektif dalam menjangkau audiens muda. Nilai-nilai karakter Islami yang paling dominan disampaikan meliputi kesabaran, keadilan, empati dan kelembutan, serta kejujuran, yang dikemas melalui narasi kontekstual dan membuni. Dibandingkan dengan dakwah konveksional, dakwah digital unggul dalam hal fleksibiltas akses, jangkauan yang lebih luas, relevansi konstektual dan kedalaman resonansi personal, meskipun dakwah konveksional tetap memiliki keunggulan dalam menciptakan kekhusyukan spritual  kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah digital melalui YouTube bukan sekedar alternatif, melainkan ekosistem dakwah  baru yang mampu meenanamkan nilai-nilai Islam secara efektif dan berkelanjutan  di era transformasi  digital.

 

Kata Kunci: Dakwah digital, YouTube, Karakter Islami, Generasi Z, Media Sosial.

Published

2026-06-06

Issue

Section

Articles