ETIKA PERANG DALAM AL-QUR’AN (SUATU KAJIAN TAHLILI ATAS QS. AL-HAJJ/22: 39-40)

  • Irfan Nur Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Muh. Wajedi Ma'ruf Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Machmud Suyuti Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

War is a phenomenon that has been part of human history. In many civilizations, war is often marked by cruelty, oppression, and violations of human rights. However, Islam is a religion of rahmatan lil 'alamin. This study aims to analyze the meaning contained in QS Al-Hajj/22: 39-40 related to the ethics of war. The method used in this study is library research. The results of this study indicate that QS. Al-Hajj/22: 39-40 emphasizes that war in Islam has a strong moral basis, namely as an effort to defend oneself against injustice and protect human rights, especially religious freedom. This verse rejects aggressive warfare and positions jihad as a universal commitment to humanity and plurality. The ethics of Islamic war, based on monotheism, justice, proportionality, and the protection of non-combatants, demonstrates that the primary purpose of war is to restore justice, maintain human dignity, and create sustainable peace.

Perang merupakan fenomena yang telah menjadi bagian dari sejarah umat manusia. Dalam banyak peradaban, perang sering kali diwarnai oleh kekejaman, penindasan, dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Namun demikian, Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam QS Al-Hajj/22: 39-40 terkait dengan etika perang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kepustakaan (library research). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam QS. Al-Hajj/22:39–40 menegaskan bahwa perang dalam Islam memiliki dasar moral yang kuat, yaitu sebagai upaya pembelaan diri terhadap kezaliman serta perlindungan hak asasi manusia, khususnya kebebasan beragama. Ayat ini menolak perang yang bersifat agresif dan menempatkan jihad sebagai komitmen universal terhadap kemanusiaan dan pluralitas. Etika perang Islam yang berlandaskan tauhid, keadilan, proporsionalitas, dan perlindungan non-kombatan menunjukkan bahwa tujuan utama peperangan adalah mengembalikan keadilan, menjaga martabat manusia, dan menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

 

Kata kunci : Etika, Al-Qur,an, Perang

Published

2026-06-06

Issue

Section

Articles