INTERNALISASI NILAI KEISLAMAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM LASKAR PELANGI

  • Heri Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Saparuddin Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

This study aims to analyze Islamic values and the role of teachers in shaping students’ character through film as an educational medium. The background of this research is based on the importance of character education in the midst of rapid developments in mass media, where film functions not only as entertainment but also as an effective educational tool in instilling moral and religious values. This study employs a qualitative approach using library research and content analysis methods. The object of the study is the film Laskar Pelangi, which is analyzed through its scenes, dialogues, and characters, supported by relevant literature. The results show that Laskar Pelangi contains various Islamic values, such as gratitude, patience, mutual assistance (ta’awun), and honesty (ṣidq), which play an important role in shaping students’ character. These values are internalized through the characters’ experiences, social interactions, and the habituation of positive behavior in daily life. In addition, the role of teachers in the film is highly dominant in character building, serving as role models (uswah hasanah), motivators, and moral guides. Teachers do not only function as transmitters of knowledge but also as figures who instill moral values through their attitudes, behavior, and continuous guidance. In conclusion, the internalization of Islamic values supported by the optimal role of teachers is able to develop students who are not only intellectually competent but also possess religious, honest, disciplined, and responsible character in their daily lives

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai keislaman serta peran guru dalam membentuk karakter peserta didik melalui media film. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan karakter di tengah perkembangan media massa yang semakin pesat, di mana film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) serta metode analisis isi (content analysis). Objek penelitian adalah film Laskar Pelangi yang dianalisis melalui adegan, dialog, dan karakter tokoh, serta didukung oleh berbagai literatur yang relevan.,Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Laskar Pelangi mengandung berbagai nilai keislaman, seperti nilai syukur, kesabaran, tolong-menolong (ta’awun), dan kejujuran (ṣidq) yang berperan penting dalam pembentukan karakter siswa. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui pengalaman tokoh, interaksi sosial, serta pembiasaan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peran guru dalam film ini sangat dominan dalam membentuk karakter peserta didik, yaitu sebagai teladan (uswah hasanah), motivator, dan pembimbing moral. Guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai figur yang menanamkan nilai-nilai akhlak melalui sikap, perilaku, dan bimbingan yang berkelanjutan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai keislaman yang didukung oleh peran guru yang optimal mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter religius, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Kata Kunci:

nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter, peran guru, media film, Laskar Pelangi, pembentukan karakter, analisis isi

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles