PROBLEMATIKA ANAK YATIM DALAM MENDAPATKAN PENDIDIKAN DI DESA SAWANGAOHA KECAMATAN KODEOHA KABUPATEN KOLAKA UTARA (STUDI KASUS DI PANTI ASUHAN AL-ARFAH)

  • Rahmatullah h Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Alwis Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

This study aims to identify the educational challenges faced by orphans at Al-Arfah Orphanage and the caregiving strategies implemented by the administrators to enhance the quality of education for the foster children. The background of this research arises from the reality that orphans often encounter economic, psychological, and social limitations, which negatively affect their motivation and academic achievement. The research method employed is descriptive qualitative, with data collected through observation, in-depth interviews with orphanage administrators, and documentation of foster children’s profiles. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that limited infrastructure and minimal community support are the main obstacles to orphan education. Nevertheless, strategies such as spiritual guidance, scholarship provision, and the commitment of the orphanage administrators have proven effective in fostering the learning enthusiasm of the foster children. Supporting factors include assistance from donors and the attention of administrators, while inhibiting factors involve inadequate learning facilities and low concern from the surrounding community. The conclusion of this study underscores that the education of orphans at Al-Arfah Orphanage requires greater attention from various stakeholders—government, society, and educational institutions—so that the quality of their education can be improved and sustained.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika pendidikan anak yatim di Panti Asuhan Al-Arfah serta strategi pengasuhan yang diterapkan oleh pengurus dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak asuh. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa anak yatim sering menghadapi keterbatasan ekonomi, psikologis, dan sosial yang berdampak pada motivasi serta prestasi belajar mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengurus panti, serta dokumentasi profil anak asuh. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan sarana prasarana dan minimnya dukungan masyarakat menjadi hambatan utama dalam pendidikan anak yatim. Namun, strategi pembinaan spiritual, pemberian beasiswa, serta komitmen pengurus panti terbukti efektif dalam meningkatkan semangat belajar anak asuh. Faktor pendukung meliputi adanya bantuan dari donatur dan perhatian pengurus, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya fasilitas belajar dan rendahnya kepedulian lingkungan sekitar. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan anak yatim di Panti Asuhan Al-Arfah memerlukan perhatian lebih dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun lembaga pendidikan, agar kualitas pendidikan mereka dapat meningkat dan berkelanjutan.

Kata Kunci:

Anak yatim, pendidikan, panti asuhan, problematika, strategi pengasuhan

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles