REALISASI MODEL PEMBELAJARAN PRAKTIK SHALAT FARDU SISWA KELAS VI SD NEGERI 25 MATTIROWALIE

  • Nurul Fadilah Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Jusman Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

This study aims to describe the implementation and effectiveness of the practical learning model of obligatory prayer (shalat fardu) for sixth-grade students at SD Negeri 25 Mattirowalie. The background of this study is the fact that some students are still unable to perform obligatory prayers correctly, both in terms of recitation and movements, due to learning processes that are predominantly theoretical and lack direct practical experience. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. The subjects of the study included Islamic Religious Education teachers, sixth-grade homeroom teachers, students, and the school principal. Data were collected through observation, interviews, direct practice of obligatory prayer by students, and documentation. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through triangulation techniques. The results indicate that the implementation of the practical learning model of obligatory prayer was carried out through the stages of planning, implementation, and evaluation, actively involving students in practical activities. This model proved to be effective in improving students’ ability to perform obligatory prayers correctly, both in terms of recitation and movements. Additionally, it had a positive impact on students’ discipline, understanding, and awareness in performing daily prayers.

Keywords:Practical learning model, obligatory prayer, effectiveness, Islamic education, elementary school

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan efektivitas model pembelajaran praktik shalat fardu pada siswa kelas VI SD Negeri 25 Mattirowalie. Latar belakang penelitian ini adalah masih adanya siswa yang belum mampu melaksanakan shalat fardu secara tepat, baik dari segi bacaan maupun gerakan, akibat pembelajaran yang cenderung bersifat teoritis dan kurang memberikan pengalaman praktik langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas VI, siswa kelas VI, serta kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, praktik langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran praktik shalat fardu dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan keaktifan siswa. Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam melaksanakan shalat fardu secara benar, baik dari aspek bacaan maupun gerakan. Selain itu, model ini juga berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, pemahaman, dan kesadaran siswa dalam melaksanakan ibadah shalat sehari-hari.

Kata Kunci:

Pembelajaran Praktik, Shalat Fardu, efektivitas, pendidikan agama Islam, sekolah dasar

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles