PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS III MIN 2 JENEPONTO

  • Yasin Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Muhajirin Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of implementing the Problem-Based Learning (PBL) model in improving the reading literacy skills of third-grade students at MIN 2 Jeneponto. The low level of students' reading literacy skills has become a significant issue that requires an instructional strategy capable of promoting active participation, critical thinking, and reading comprehension. This research employed a quantitative approach using a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles. The subjects of the study were 16 third-grade students. Data were collected through reading literacy tests, observations, and documentation. The data were analyzed using descriptive statistical techniques to examine improvements in students’ reading literacy skills across the cycles.

The results revealed that the implementation of the Problem-Based Learning model significantly improved students’ reading literacy skills. This improvement was indicated by an increase in learning mastery from 56.25% in Cycle I to 87.5% in Cycle II. Furthermore, students demonstrated better abilities in understanding reading texts, identifying key information, determining main ideas, and drawing conclusions from the texts. In addition, students became more actively engaged in the learning process through problem-solving activities related to reading materials. Therefore, the Problem-Based Learning model can be considered an effective instructional strategy for enhancing the reading literacy skills of third-grade students at MIN 2 Jeneponto.

Keywords: Problem-Based Learning, Reading Literacy, Reading Comprehension, Elementary School Students, Classroom Action Research.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning/PBL) dalam meningkatkan literasi membaca peserta didik kelas III di MIN 2 Jeneponto. Rendahnya kemampuan literasi membaca peserta didik menjadi salah satu permasalahan yang memerlukan strategi pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain pretest-posttest. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III yang berjumlah 16 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi membaca, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui perbedaan hasil sebelum dan sesudah penerapan model PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah mampu meningkatkan kemampuan literasi membaca peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh adanya peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari tahap pretest ke posttest, serta meningkatnya kemampuan memahami isi bacaan, mengidentifikasi informasi penting, dan menarik kesimpulan dari teks yang dibaca. Selain itu, peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran melalui kegiatan pemecahan masalah yang berkaitan dengan materi bacaan. Dengan demikian, model Pembelajaran Berbasis Masalah efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan literasi membaca peserta didik kelas III MIN 2 Jeneponto.

Kata kunci : Pembelajaran Berbasis Masalah, Problem Based Learning, Literasi membaca, Peserta Didik kelas III, Madrasah ibtidaiyah

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles