PENERAPAM METODE CERAMAH INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PAI PADA MATERI MASA BALIGH DI KELAS IV SDIT PLUS QURTHUBA KOTA MAKASSAR
Abstract
This study aims to determine the utilization of the interactive lecture techniqe in Islamic Religious Education (IS) education on puberty for fourth-grade students at SDIT Plus Qurthuba, Makassar City, as well as the students' responses and challenges during their studies. This study employed a qualitative, descriptive methodology. The subjects included one Islamic Religious Education (IS) instructor and ten fourth students. Between December 2025 and January 2026, the study was conducted at SDIT Plus Qurthuba in Makassar City. Among the techniques utilized to collect data were observation, interviews, and the utilization of primary and secondary data sources in documentation. Data reduction, presentation, and conclusion drafting were all done using the Miles and Huberman methodology. The veracity of the data was evaluated using source triangulation. The results demonstrate the effectiveness of the interactive lecture technique, which encouraged student participation by presenting the material along with questions and responses. The majority of students responded well, as seen by their desire and willingness to ask questions, even though some remained shy due to the sensitive nature of the issue. Students' inability to concentrate, an undesirable classroom atmosphere, the use of poorly understood language, and a lack of learning time are some of the difficulties
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan teknik ceramah interaktif dalam pendidikan Agama Islam (IPK) tentang pubertas bagi siswa kelas empat di SDIT Plus Qurthuba, Kota Makassar, serta respons dan tantangan siswa selama pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi satu instruktur IPK dan sepuluh siswa kelas empat. Penelitian ini dilakukan di SDIT Plus Qurthuba, Kota Makassar, antara Desember 2025 dan Januari 2026. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data antara lain observasi, wawancara, dan dokumentasi sumber data primer dan sekunder. Reduksi data, penyajian, dan penyusunan kesimpulan dilakukan menggunakan metodologi Miles dan Huberman. Keakuratan data dievaluasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas teknik ceramah interaktif, yang mendorong partisipasi siswa dengan menyajikan materi beserta pertanyaan dan tanggapan. Mayoritas siswa memberikan respons yang baik, terlihat dari keinginan dan kesediaan mereka untuk bertanya, meskipun sebagian tetap malu karena sensitifnya isu tersebut. Ketidakmampuan siswa untuk berkonsentrasi, suasana kelas yang tidak menyenangkan, penggunaan bahasa yang kurang dipahami, dan kurangnya waktu belajar adalah beberapa kesulitan yang dihadapi.
Kata Kunci:
Penerapan metode ceramah, Pembelajaran PAI, Materi masa baligh






