STRATEGI GURU SEBAGAI ROLE MODEL DALAM MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR PADA SISWA YANG MENGALAMI KESULITAN BELAJAR DI SD MUHAMMADIYAH IDI TELLO MAKASSAR

  • Mutalib Mahali Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Djaenab Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

This research is motivated by the low learning interest of students  experiencing learning difficulties. This study aims to analyze the teacher's strategy as a role model in fostering these students' interest in learning at SD Muhammadiyah Idi Tello Makassar. The method used is descriptive qualitative field research with normative theological, sociological, and psychological approaches. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results show that teachers implement their role models through discipline, patience, responsibility, and a humanistic approach. Increasing learning interest is driven by varied methods, motivation, and rewards. Students' cognitive and psychological learning difficulties are addressed through remedial programs and individual guidance. The implication indicates that teacher modeling and method variations effectively enhance students' comfort, confidence, and active participation.

Keywords: Learning difficulties, learning interest, role model, teacher strategy

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa yang mengalami kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru sebagai role model dalam menumbuhkan minat belajar siswa tersebut di SD Muhammadiyah Idi Tello Makassar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif lapangan dengan pendekatan teologis normatif, sosiologis, dan psikologis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengimplementasikan peran role model melalui kedisiplinan, kesabaran, tanggung jawab, dan pendekatan humanis. Peningkatan minat belajar diupayakan lewat metode variatif, motivasi, dan penghargaan. Kesulitan belajar siswa pada aspek kognitif serta psikologis ditangani melalui program remedial dan bimbingan individual. Implikasinya, keteladanan guru dan variasi metode terbukti efektif meningkatkan kenyamanan, kepercayaan diri, serta partisipasi aktif siswa

Kata Kunci:  

Kesulitan belajar, minat belajar, role model, strategi guru

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles