IMPLIKASI PENGGUNAAN GADGET TERHADAP AKHLAK SISWA DI SMP IBNU ABBAS KENDARI: PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM

  • Muhammad Yahya Wijaya Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Aliyas Universitas Islam Makassar, Indonesia

Abstract

The acceleration of digital technology has deeply integrated gadgets into all dimensions of students' lives. While this innovation facilitates information transmission and supports academic activities, unregulated use risks distorting students' moral development. This study aims to analyze the implications of gadget utilization on students' morals (akhlak) and examine this phenomenon through the lens of Islamic Education. Employing a qualitative approach with a case study design, this research was conducted at SMP Ibnu Abbas Kendari. Primary and secondary data were gathered through observation, in-depth interviews, and documentation involving key informants, including the principal, Islamic Education (PAI) teachers, students, and parents. Data validity was ensured through source, technique, and time triangulation. Furthermore, data analysis adopted the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, encompassing data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The research findings indicate that gadgets have become inseparable from students' daily routines for education, communication, and recreation. Proportional utilization yields positive impacts on learning efficiency. Conversely, excessive exploitation without proper supervision triggers a decline in academic discipline, negligence in worship, degradation of social interaction, and deviations from Islamic moral values. From the perspective of Islamic Education, gadgets are inherently neutral; their benefits (maslahah) or harms (mudarat) are determined by the users' self-regulation and the nurturing patterns of their environment. Therefore, synergy between schools and parents through integrated supervision, spiritual habituation, character building, and Islamic-based digital literacy serves as a crucial strategy to maximize technological potential while mitigating its destructive impacts on students' morals

Akselerasi teknologi digital telah mengintegrasikan gawai (gadget) ke dalam seluruh lini kehidupan peserta didik. Inovasi ini di satu sisi mempermudah transmisi informasi dan menopang aktivitas akademik, namun di sisi lain berisiko mendistorsi proses konstruksi moralitas siswa jika pemanfaatannya tidak teregulasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi pemanfaatan gawai terhadap akhlak peserta didik sekaligus membedah fenomena tersebut melalui kacamata Pendidikan Islam. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif berdesain studi kasus, riset ini dilaksanakan di SMP Ibnu Abbas Kendari. Data primer dan sekunder dihimpun melalui teknik observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi yang melibatkan informan kunci meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), perwakilan siswa, dan orang tua murid. Validitas data diuji menggunakan strategi triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Selanjutnya, tahapan analisis data mengadopsi model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang mencakup kondensasi data, pemaparan data, serta perumusan dan verifikasi konklusi. Hasil riset membuktikan gawai telah menyatu dalam aktivitas harian siswa untuk edukasi, komunikasi, dan rekreasi. Pemanfaatan yang proporsional berdampak positif pada efisiensi belajar. Sebaliknya, eksploitasi eksesif tanpa supervisi memicu kemerosotan disiplin akademik, kelalaian ibadah, degradasi interaksi sosial, dan penyimpangan akhlak Islami. Dalam kacamata Pendidikan Islam, gawai berstatus netral; kemaslahatan atau kemudaratannya ditentukan oleh regulasi diri pengguna serta pola pembinaan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah dan orang tua melalui pengawasan terpadu, habituasi spiritual, pembentukan karakter, dan literasi digital islami menjadi strategi krusial untuk memaksimalkan potensi teknologi sekaligus mereduksi dampak destruktifnya terhadap akhlak peserta didik.

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles