Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman Dalam Pendidikan Anak di Keluarga Modern di Jalan Swadaya Sungguminasa Kabupaten Gowa
Abstract
Abstract:
This research explores: 1) the dynamics of modern family life in Jl Swadaya, Sungguminasa, 2) the Islamic values upheld within these family units, and 3) how those values are internalized through family-based education. Employing a qualitative field research approach, this study captures real-life experiences and insights from modern families residing in the area. Data were gathered through interviews, observations, and documentation, complemented by scholarly literature and previous studies. The results show that despite the influence of modernity characterized by technological advancement, busy routines, and reduced interpersonal engagement families in Jl Swadaya continue to prioritize the cultivation of Islamic character in children. Religious values such as honesty, respect, discipline, and spiritual responsibility are transmitted through consistent parental modeling, structured religious routines, and intentional communication. Family education plays a pivotal role in this process, acting as a vehicle through which values are introduced, reinforced, and embedded into daily life. Internally, this value formation is supported by emotional bonding, shared religious experiences, and collective participation in religious practices. Even when facing challenges like fragmented schedules and media distractions, these families strive to preserve their Islamic identity and moral foundation through an integrative educational approach rooted in the home.
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: 1) dinamika kehidupan keluarga modern di Jl Swadaya, Sungguminasa, 2) nilai-nilai keislaman yang dijadikan pedoman oleh keluarga-keluarga tersebut, dan 3) bagaimana proses internalisasi nilai berlangsung melalui pendidikan keluarga. Menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, studi ini menggali pengalaman langsung dari keluarga-keluarga modern yang tinggal di wilayah tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta didukung oleh literatur ilmiah sebagai pelengkap. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, meskipun dipengaruhi oleh arus modernitas—seperti kemajuan teknologi, rutinitas yang padat, dan interaksi tatap muka yang semakin minim—keluarga-keluarga di Jl Swadaya tetap menempatkan pembentukan karakter islami sebagai prioritas. Nilai-nilai seperti kejujuran, penghormatan, kedisiplinan, dan tanggung jawab spiritual ditanamkan melalui keteladanan orang tua, rutinitas ibadah yang teratur, serta komunikasi yang diarahkan pada pembentukan moral anak. Pendidikan keluarga menjadi kunci utama dalam mengenalkan, menguatkan, dan menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembentukan nilai ini diperkuat oleh kedekatan emosional, pengalaman keagamaan bersama, dan keterlibatan aktif dalam aktivitas spiritual keluarga. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan pengaruh media digital, keluarga-keluarga ini tetap berupaya mempertahankan identitas keislaman dan landasan moral mereka melalui pendekatan pendidikan yang terintegrasi di lingkungan keluarga.
Kata Kunci:
Keluarga Modern, Nilai Keislaman, Pendidikan Keluarga






